Saturday, Jul 20 2019,

"BRINGING THE ECONOMY, PROSPERITY, MODERNITY, AND SUSTAINABILITY FOR THE WHOLE WEST JAVA PEOPLE"
FAQ

1. Apakah yang dimaksud dengan Wilayah Metropolitan?
Wilayah Metropolitan adalah wilayah dengan konsentrasi jumlah penduduk yang tinggi (minimal satu juta jiwa), memiliki persentase lahan terbangun yang besar, serta merupakan pusat kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat, seperti kegiatan pemerintahan, perdagangan, perkantoran, jasa, industri, pariwisata, pendidikan dan kesehatan.

2. Apakah yang dimaksud dengan Growth Center?
Growth Center merupakan pusat pertumbuhan ekonomi serta pusat pelayanan kegiatan koleksi dan distribusi yang berpotensi untuk menghela pertumbuhan dan perkembangan wilayah-wilayah lain di sekitarnya.

3. Wilayah mana saja yang termasuk Wilayah Metropolitan di Jawa Barat?
Saat ini, ada tiga wilayah yang merupakan Wilayah Metropolitan di Provinsi Jawa Barat. Ketiga Wilayah tersebut adalah Wilayah Metropolitan Bodebek Karpur (Bogor, Depok, Bekasi, Karawang, Purwakarta), Bandung Raya dan Cirebon Raya.

4. Wilayah mana saja yang merupakan Growth Center di Jawa Barat?
Provinsi Jawa Barat saat ini memiliki dua Growth Center, yaitu Growth Center Palabuhanratu yang terletak di Kabupaten Sukabumi dan Growth Center Pangandaran yang terletak di Kabupaten Ciamis.

5. Mengapa Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggunakan pendekatan Tiga Metropolitan dan Dua Growth Center untuk mengakselerasi pembangunan di Provinsi Jawa Barat?
Pendekatan Tiga Metropolitan dan Dua Growth Center sebagai penghela percepatan pembangunan di Provinsi Jawa Barat dikembangkan dengan memperhatikan posisi strategis Wilayah Metropolitan (Bodebek Karpur, Bandung Raya dan Cirebon Raya) sebagai pusat aglomerasi penduduk, aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat; serta Growth Center (Palabuhanratu dan Pangandaran) sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berpotensi untuk menghela pertumbuhan dan perkembangan wilayah-wilayah lain di sekitarnya.
Selama ini, data menunjukkan bahwa nilai tambah terbesar terjadi di perkotaan dan seolah-olah hanya memberikan benefit bagi masyarakat perkotaan. Sehingga tidak mengherankan apabila persentase penduduk perkotaan di Provinsi Jawa Barat meningkat secara signifikan dari sebesar 30 persen pada tahun 1970 menjadi sebesar 66 persen (28,3 juta) pada tahun 2010.
Melalui konsep percepatan pembangunan ini, Pemerintah Jawa Barat berusaha mengarahkan agar perkembangan dan pertambahan nilai yang terjadi di ketiga Metropolitan dan kedua Growth Center tersebut dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk menghela percepatan pembangunan ekonomi, kesejahteraan, modernisasi dan keberlanjutan di seluruh Jawa Barat.

6. Manfaat apa yang akan diberikan oleh pendekatan Tiga Metropolitan dan Dua Growth Center bagi pembangunan regional di Provinsi Jawa Barat?
Pemerintah Provinsi Jawa Barat percaya bahwa pengembangan ketiga Metropolitan dan kedua Growth Center tersebut akan menghela percepatan pembangunan ekonomi, kesejahteraan, modernisasi dan keberlanjutan bagi seluruh Jawa Barat.
Sebagai penghela ekonomi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakin bahwa pengembangan Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat akan menciptakan lapangan kerja baru dalam jumlah besar akibat banyak dan besarnya aktivitas pembangunan. Pengembangan ini juga akan memperluas pasar bagi produk-produk Jawa Barat, meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan konsumsi, karena besarnya jumlah penduduk dengan daya beli yang lebih tinggi. Dari sisi investasi, jumlah investasi swasta dan pengeluaran pemerintah akan meningkat. Efisiensi ekonomi juga akan meningkat, karena adanya aglomerasi. Sementara itu, perkembangan ini juga akan meningkatkan volume ekspor dan menciptakan linkages ekonomi yang lebih baik antara Wilayah Metropolitan dan Growth Center dengan wilayah lainnya di Jawa Barat.
Sebagai penghela kesejahteraan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat percaya bahwa pengembangan Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat akan meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan. Pembangunan pusat-pusat pendidikan/ kesehatan yang berkualitas tinggi di Wilayah Metropolitan dan Growth Center akan dimanfaatkan untuk juga meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan di seluruh Jawa Barat. Selain itu, pengembangan Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat akan menciptakan dan memperluas linkages berbagai variable kesejahteraan dengan wilayah lainnya di Jawa Barat.
Sebagai penghela modernisasi, pengembangan Wilayah Metropolitan dan Growth Center akan meningkatkan kualitas good governance serta meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan sumberdaya di Provinsi Jawa Barat.
Sebagai penghela keberlanjutan, pengembangan Metropolitan dan Growth Center akan meningkatkan peluang Jawa Barat untuk mewujudkan target 45 persen kawasan lindung, menghasilkan kelayakan finansial bagi penyediaan infrastruktur perkotaan modern dari yang semula tidak layak serta menghasilkan kondisi fiskal yang berkelanjutan.

7. Apa yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mewujudkan manfaat tersebut?
Untuk mendorong perwujudan target penghelaan ekonomi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merumuskan kebijakan-kebijakan untuk mengoptimalkan pemanfaatan faktor-faktor produksi, seperti tenaga kerja, sumber daya alam, sumber daya manusia, modal, pasar uang, infrastruktur dan teknologi. Harapannya, dengan kebijakan pemanfaatan komponen produksi yang tepat, pihak swasta dan masyarakat akan semakin terdorong untuk berinvestasi dan terlibat secara aktif dalam proses pembangunan ekonomi Metropolitan dan Growth Center secara khusus, serta pembangunan ekonomi Jawa Barat secara umum.
Untuk mendukung ketercapaian target penghelaan kesejahteraan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merumuskan kebijakan-kebijakan untuk menyelaraskan keunggulan pembangunan ekonomi di Wilayah Metropolitan dan Growth Center dengan usaha peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Jawa Barat.
Untuk mencapai target penghelaan modernisasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merumuskan kebijakan untuk mempromosikan modernisasi di masyarakat. Melalui proses modernisasi ini, Jawa Barat akan menjadi lebih kompetitif dalam menangkap dan memanfaatkan kemajuan global, termasuk investasi yang saat ini mulai marak ditawarkan ke wilayah Asia, termasuk Asia Tenggara. Modernisasi ini akan dijaga untuk tetap memperhatikan kearifan lokal.
Untuk mendukung ketercapaian tujuan penghelaan keberlanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan merumuskan kebijakan untuk mempromosikan konsep-konsep pembangunan berkelanjutan. Seluruh pemangku kepentingan harus mempertimbangkan faktor keberlanjutan dalam setiap upaya pembangunan dan pengembangan yang dilakukan, sehingga proses pembangunan dan pengembangan wilayah harus diusahakan sedapat mungkin menjaga kelestarian lingkungan.

8. Apakah kebijakan akselerasi pembangunan melalui Tiga Metropolitan dan Dua Growth Center ini akan membuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat meninggalkan kebijakan-kebijakan yang sudah ada sebelumnya?
Tidak. Kebijakan-kebijakan yang terdahulu akan tetap diperhatikan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan penekanan lebih pada konsep pengembangan Tiga Metropolitan dan Dua Growth Center untuk menghela percepatan pembangunan ekonomi, kesejahteraan, modernisasi dan keberlanjutan di seluruh Jawa Barat.

9. Apa bedanya pembangunan yang dilakukan dengan dan tanpa pendekatan Metropolitan dan Growth Center?
Pembangunan yang dilakukan dengan pendekatan Metropolitan dan Growth Center akan memberikan manfaat yang lebih besar, baik dari sisi ekonomi, kesejahteraan, modernisasi maupun keberlanjutan apabila dibandingkan dengan pembangunan yang dilakukan secara terpisah (per kabupaten/ kota), khususnya dalam pembangunan berbagai infrastruktur yang bersifat lintas batas administratif kewilayahan, seperti infrastruktur transportasi, air bersih, persampahan dan energi.
Infrastruktur yang bersifat lintas batas administratif ini akan memberikan eksternalitas bagi wilayah di sekitarnya, sehingga apabila pembangunannya dilakukan secara parsial, tentu akan menjadi tidak efisien dan tidak feasible secara ekonomi. Sebaliknya, apabila pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan secara terintegrasi, economies of scale akan tercapai dan kelayakan finansial dari pembangunan infrastruktur tersebut akan menjadi lebih baik.
Selain itu, hasil analisis ekonomi regional yang telah dilakukan di Wilayah Metropolitan Bandung Raya menunjukkan bahwa pembangunan yang dilakukan dengan pendekatan berbasis metropolitan memungkinkan kota dan kabupaten mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih baik apabila dibandingkan dengan pembangunan yang dilakukan sendiri-sendiri oleh masing-masing kota dan kabupaten. Dengan pendekatan Metropolitan, setiap kota dan kabupaten diharapkan untuk dapat memfokuskan kegiatan ekonomi pada sektor-sektor unggulannya dalam konteks Metropolitan, sehingga nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan ekonomi tersebut menjadi lebih tinggi.

10. Bagaimana keterkaitan pengembangan Wilayah Metropolitan dan Growth Center dengan kota/kabupaten lainnya di Provinsi Jawa Barat?
Pengembangan Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat akan mendorong terciptanya hubungan yang lebih baik antara wilayah Metropolitan dan Growth Center dengan kota/kabupaten lainnya di Jawa Barat. Hubungan ini akan saling menguntungkan dari sisi sosial, ekonomi maupun politis. Meskipun demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyadari bahwa linkage yang saling menguntungkan ini tidak dapat terjadi secara otomatis. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengeluarkan berbagai kebijakan untuk menyelaraskan pengembangan Wilayah Metropolitan dan Growth Center dengan kota/kabupaten lain di sekitarnya, terutama untuk memastikan agar perkembangan yang terjadi tidak hanya memberikan manfaat bagi Wilayah Metropolitan dan Growth Center saja, tetapi juga bagi kota/kabupaten lain di Provinsi Jawa Barat.

11. Bagaimana hubungan pengembangan Wilayah Metropolitan dan Growth Center dengan Wilayah Perdesaan di Jawa Barat?
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan perhatian besar terhadap keterhubungan pengembangan Wilayah Metropolitan dan Growth Center dengan Wilayah Perdesaan. Berbagai upaya untuk mengarahkan agar perkembangan di Wilayah Metropolitan dan Growth Center memberikan manfaat ekonomi dan kesejahteraan bagi wilayah perdesaan terus pemerintah lakukan. Misalnya dengan mengeluarkan kebijakan untuk mendorong dan memastikan hasil-hasil produksi perdesaan menjadi bahan baku berkualitas bagi kegiatan konsumsi dan produksi di Wilayah Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga akan memastikan bahwa pembangunan berbagai sarana dan prasarana pendidikan dan kesehatan berkualitas baik yang dibangun di Wilayah Metropolitan dan Growth Center akan memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
Sementara itu, melalui pengembangan Growth Center Palabuhanratu dan Pangandaran, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berusaha memastikan adanya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat nelayan dan petani yang tinggal di wilayah Growth Center dan sekitarnya.

12. Jenis infrastruktur apa saja yang harus diintegrasikan untuk melayani kegiatan yang ada di Wilayah Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat?
Infrastruktur yang perlu diintegrasikan dalam melayani kegiatan yang ada di Wilayah Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat adalah infrastruktur-infrastruktur yang bersifat strategis, bersifat lintas wilayah dan mampu mendukung upaya optimalisasi peran Wilayah Metropolitan dan Growth Center sebagai penghela percepatan pembangunan ekonomi, kesejahteraan, modernisasi dan keberlanjutan di Provinsi Jawa Barat.
Infrastruktur-infrastruktur tersebut diantaranya meliputi:

Infrastruktur transportasi darat, transportasi kereta api, transportasi laut, serta transportasi udara.
Infrastruktur energi berupa jaringan energi listrik dan energi lainnya.
Infrastruktur permukiman berupa jaringan air bersih untuk air minum, jaringan air kotor, dan jaringan drainase serta pengendalian banjir.
Infrastruktur telekomunikasi kabel dan nirkabel.
Infrastruktur sumber daya air dan water treatment.
Infrastruktur sarana pengelolaan sampah mulai penyediaan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) sampai dengan tempat pembuangan sampah akhir (TPA).
Infrastruktur di bidang pendidikan dan kesehatan
Infrastruktur lainnya yang mendukung upaya pengembangan kegiatan perikanan, pertanian, pariwisata, distribusi dan koleksi di wilayah Growth Center dan wilayah lain di sekitarnya.

13. Konsep pengembangan seperti apa yang akan dikembangkan di masing-masing Wilayah Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat untuk mewujudkan dan mengoptimalkan target penghelaan ekonomi, kesejahteraan, modernisasi dan keberlanjutan di Jawa Barat?
Metropolitan Bodebek Karpur akan dikembangkan sebagai metropolitan mandiri dengan sektor unggulan industri manufaktur, perdagangan dan jasa. Pengembangan Metropolitan Bodebek Karpur sebagai metropolitan mandiri ini akan dilakukan melalui konsep Twin Metropolitan Bodebek Karpur DKI Jakarta
Metropolitan Bandung Raya akan dikembangkan sebagai metropolitan modern dengan sektor unggulan wisata perkotaan, industri kreatif dan pengembangan ipteks
Metropolitan Cirebon Raya akan dikembangkan sebagai metropolitan budaya dan sejarah, dengan sektor unggulan wisata dan industri kerajinan
Growth Center Palabuhanratu akan dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan wilayah dengan basis sektor perikanan dan pariwisata
Growth Center Pangandaran akan dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan dengan basis sektor pariwisata

Dengan konsep pengembangan tersebut, setiap Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat diarahkan untuk berkembang sesuai dengan potensi perkembangannya masing-masing untuk memberikan manfaat terbaik bagi masyarakatnya, masyarakat wilayah lain di sekitarnya, serta masyarakat Jawa Barat secara keseluruhan.

14. Mengapa Provinsi Jawa Barat mengusulkan pendekatan Twin Metropolitan Bodebek Karpur DKI Jakarta?
Melalui konsep Twin Metropolitan Bodebek Karpur DKI Jakarta, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkeinginan untuk memposisikan Metropolitan Bodebek Karpur sebagai first tier Metropolitan, berdampingan dengan DKI Jakarta yang juga merupakan first tier metropolitan. Dengan konsep ini, Metropolitan Bodebek Karpur akan dikembangkan sebagai tempat yang menarik dan memadai bagi tumbuh kembangnya cluster-cluster untuk kantor pusat perusahaan, perbankan, jasa pelayanan asuransi, akuntansi, hukum, penelitian dan pemerintahan.
Dengan posisi seperti itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat yakin Metropolitan Bodebek Karpur dapat berkembang lebih cepat dan mengurangi beban yang selama ini dialami DKI Jakarta.

15. Apakah pengembangan Twin Metropolitan Bodebek Karpur DKI Jakarta akan memberikan manfaat bagi Metropolitan DKI Jakarta?
Tentu saja.
Melalui pendekatan Twin Metropolitan Bodebek Karpur - DKI Jakarta, beban berat yang selama ini ditanggung sendiri oleh DKI Jakarta berpotensi untuk dipecahkan. Misalnya saja DKI Jakarta akan menjadi bebas macet dan bebas banjir.

16. Apa itu WJPMDM?
West Java Province Metropolitan Development Management (WJPMDM) adalah tim yang dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memfasilitasi pengembangan Wilayah Metropolitan dan Growth Center sebagai penghela percepatan pembangunan di Provinsi Jawa Barat.
WJPMDM mengakomodir berbagai potensi dan keunggulan Wilayah Metropolitan dan Growth Center serta memastikan agar pembangunan tersebut memberi manfaat bagi seluruh wilayah di Provinsi Jawa Barat.

17. Bagaimana rencana pendanaan pembangunan infrastruktur di Wilayah Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat?
Pembangunan infrastruktur di wilayah Metropolitan dan Growth Center di Provinsi Jawa Barat akan diusahakan pendanaannya melalui dana yang bersumber dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kab/Kota serta pihak swasta, baik yang bersifat konvensional maupun non konvensional.

18. Bagaimana pihak swasta dan dunia usaha dapat turut berperan dalam pembangunan Kota Metropolitan di Jawa Barat?
Pihak swasta dan dunia usaha adalah bagian penting dari pembangunan Wilayah Metropolitan dan Growth Center di Jawa Barat. Pemerintah Jawa Barat akan merumuskan kebijakan-kebijakan untuk mendorong investasi pihak swasta dan mempermudah pemberian izin usaha.